Sistem Pendukung Keputusan Pasien Demam Berdarah pada Puskesmas Pembantu Klambir V Desa Kebun
DOI:
https://doi.org/10.65853/sidena.v1i1.108Keywords:
Sistem Pendukung Keputusan, Demam Berdarah Dengue, Puskesmas, Simple Additive Weighting, prioritas penangananAbstract
Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi salah satu permasalahan kesehatan masyarakat di Indonesia yang memerlukan penanganan cepat dan tepat, terutama pada fasilitas kesehatan tingkat pertama dengan keterbatasan sumber daya. Puskesmas Pembantu Klambir V Desa Kebun menghadapi kendala dalam menentukan tingkat prioritas penanganan pasien berdasarkan gejala klinis dan hasil pemeriksaan laboratorium. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem pendukung keputusan untuk membantu tenaga medis dalam menentukan prioritas penanganan pasien DBD secara objektif dan terstruktur. Metode yang digunakan adalah Simple Additive Weighting (SAW) dengan kriteria berupa jumlah trombosit, kadar hematokrit, jumlah leukosit, dan kondisi klinis pasien. Penelitian menggunakan pendekatan terapan dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara tenaga medis, dan dokumentasi rekam medis pasien. Proses analisis meliputi penentuan bobot kriteria, normalisasi matriks keputusan, perhitungan nilai preferensi, serta pengelompokan hasil ke dalam kategori prioritas penanganan. Pengujian awal dilakukan terhadap 30 data pasien dengan membandingkan hasil sistem dan keputusan dokter. Hasil pengujian menunjukkan bahwa 27 dari 30 keputusan sistem sesuai dengan keputusan dokter, sehingga diperoleh tingkat kesesuaian sebesar 90%. Sistem yang dikembangkan mampu menghasilkan rekomendasi secara lebih cepat dan konsisten untuk mendukung keputusan perawatan atau rujukan pasien. Namun, sistem ini berfungsi sebagai alat bantu dan tidak menggantikan penilaian klinis tenaga medis. Validasi lebih lanjut dengan jumlah data yang lebih besar masih diperlukan untuk menilai keandalan sistem secara lebih komprehensif.
Downloads
References
Asnel, R., Ompusunggu, S. R., Suryani, Fitri, R. P., & Ningsih, K. W. (2022). Analisis Manajemen Pengendalian Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di Puskesmas. Health Care: Jurnal Kesehatan, 11(2), 435–448. https://doi.org/10.36763/healthcare.v11i2.325
Bambali, A. B., & Kaesmetan, Y. R. (2025). Sistem Pendukung Keputusan Penentuan Daerah Prioritas Pengendalian Demam Berdarah Metode Multi Attribute Utility Theory (MAUT). Jurnal Publikasi Manajemen Informatika, 4(3), 107–120. https://doi.org/10.55606/jupumi.v4i3.3992
Iswanto, A. S., & Mitra. (2025). Evaluasi Program Pengendalian Demam Berdarah Dengue di UPT Puskesmas Sungai Pakning Tahun 2024. Menara Ilmu: Jurnal Penelitian Dan Kajian Ilmiah, 19(1), 296–304. https://doi.org/10.31869/mi.v19i1.6596
Masalena, L., Ikhtiyaruddin, & Priwahyuni, Y. (2025). Surveilans Epidemiologi Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di Puskesmas Jaya Mukti Kota Dumai Tahun 2023-2024. Ensiklopedia of Journal, 7(4), 167–173. https://doi.org/10.33559/eoj.v7i4.3362
Norisa, F. V., & Sukendra, D. M. (2022). Evaluasi Program Pencegahan dan Pengendalian Demam Berdarah Dengue pada Masa Pandemi COVID-19: Studi Kasus di Puskesmas Temanggung. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 10(6), 633–642. https://doi.org/10.14710/jkm.v10i6.36429
Paseleng, F., & Susetyo, Y. A. (2025). Analisis Faktor Risiko Penyakit Demam Berdarah (DBD) di Kota Makassar dengan Metode Simple Additive Weighting (SAW). Sistemasi: Jurnal Sistem Informasi, 14(2), 893–904. https://sistemasi.ftik.unisi.ac.id/index.php/stmsi/article/view/5079
Rizaldi, A., Voutama, A., & Susilawati. (2021). Sistem Pendukung Keputusan Menggunakan Certainty Factor dalam Mendiagnosa Kategori Tingkat Demam Berdarah. Generation Journal, 5(2), 91–101. https://doi.org/10.29407/gj.v5i2.16015
Sahawati, S., Shafwan, A., Nirwana, & Deni. (2025). Analisis Faktor Risiko Penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD) di Wilayah Kerja Puskesmas Lalowaru Tahun 2025. Jurnal Penelitian Sains Dan Kesehatan Avicenna, 4(2), 138–145. https://doi.org/10.69677/avicenna.v4i2.140
Sijabat, M., Pardede, A. M. H., & Prahmana, I. G. (2023). Sistem Pendukung Keputusan Penanganan Penyakit Dengue Hemorrhagic Fever (DBD) dengan Metode SAW. Journal of Mathematics and Technology (MATECH), 2(2), 101–111. https://doi.org/10.63893/matech.v2i2.152
Sutriyawan, A., & Suherdin. (2022). Studi Mixed Method: Gambaran Epidemiologi dan Analisis Sistem Surveilans Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Bandung. The Indonesian Journal of Infectious Diseases, 8(2), 15–29. https://doi.org/10.32667/ijid.v8i2.144
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Afif Badawi, Eko Hariyanto, Eka Putra

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




